SIGI,MERCUSUAR-Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi Sulteng mengajak masyarakat untuk berinovasi teknologi, yang dimaksud inovasi adalah bagaimana masyarakat memanfaatkan polibek atau ember untuk ditanami.

Kepala BPTP Sulteng Dr Andi Baso Lompengeng Ishak, Rabu (11/10/2017) mengatakan, menanam sayuran bukan harus di kebun atau pekarangan, diteras rumah pun bisa ditanam. Selain dikonsumsi sendiri, kalau hasilnya lebih bisa dijual.

Katanya, membangun pertanian melalui penerapan inovasi teknologi pertanian yang efesien dalam biaya produksi, mampu meningkatkan produktifitas padi secara nyata.  Selain padi ada juga, jagung dan ubi yang bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Selain mampu meningkatkan kesejahteraan petani, pada saat yang sama juga mampu menyediakan lapangan kerja bagi penduduk pedesaan. Sulteng tahun 2017 telah menetapkan sasaran produksi khususnya untuk padi luasan tanam 266 ribu hektar lebih, sedangkan luas panen 257 ribu hektar lebih, dengan total produksi kurang lebih Rp1, 2 juta ton.

“Program strategis kementerian pertanian dalam hal ini upaya khusus kedelai (Upsus Pajale), kemudian bawang merah, cabai dan daging sapi. Kegiatan ini diharapkan badan litbang pertanian telah mengambil langkah strategis dalam hal unit pengelolaan benih sumber (UPBS),” jelasnya.

Banyak yang bertanya bahwa kenapa BPTP dalam hal ini Badan Litbang Pertanian diberi kesempatan untuk memproduksi benih, karena kita tahu benih itu tidak bisa kita produksi sembarang, mengingat benih itu SOP nya sangat ketat, tapi Kementerian Pertanian melalui keputusan Menteri Pertanian  nomor : 726 tahun 2015 Badan Litbang Pertanian di beri amanah dan wewenang untuk memproduksi benih dengan satu syarat inovasi dan standar operasional yang sangat ketat.

Sektor pertanian masih salah satu program yang menjadi prioritas pembangunan di Sulteng, khususnya Kabupaten Sigi.

Mengingat sangat besarnya peluang dan potensi sektor pertanian yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus pengembangan perekonomian daerah.AJI

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos