PALU, MERCUSUAR– Badan Pusat Statistik (BPS)  Sulawesi Tengah (Sulteng), di bawah pimpinan Faizal Anwar dihari jadi Statistik Nasional 2016 diharapkan sebagai  pusat penghasil data di Indonesia.

“ Kita harapkan BPS sebagai koordinator  menghimpun data supaya data yang dibutuhkan bisa dipergunakan untuk pembangunan,” ujar Faizal ditemui usai jalan santai dalam rangka Hari Statistik Nasional, Minggu (25/9/2016).

Lanjut Faizal, di hari Statistik Nasional ini diharapkan semua SKPD lainnya bisa saling berkoordinasi sehingga bisa terbangun komunikasi yang baik dalam menghimpun data sebab BPS dianggap sebagai one data ( Koordinator)

“ Kita harapkan semua instansi lainnya bisa bekerjasama dalam melakukan kerja – kerja pengumpulan data sebab data itu dipergunakan bagi keperluan lainnya,” tutur Faizal.

BPS katanya, juga bakal membuat satu data terkait produktivitas pertanian  untuk mendukung program ketahanan pangan secara lengkap, begitu halnya dengan program lainnya.

Namun, kata Faizal, untuk mendapatkan data yang lengkap terkait  program dimaksud seperti data produktivitas pertanian, memerlukan penggabungan antara peta dan data. Ini karena produktivitas pertanian berkaitan erat dengan luas lahan yang ada.

“Kita ke depan mau menggabungkan antara peta dan data. Jadi BPS pusat, menginginkan posisi ideal, ada foto satelit sehingga dapat  diketahui luas area panen dan sebagainya. Baru untuk produktivitasnya menggunakan teknik ubinan, itu akan ideal sekali,” jelas Faizal melanjutkan pesan BPS pusat.

Sekaitan dengan Hari Statistik Nasional, semua pegawai BPS se Sulteng turut memeriahkan dengan melakukan jalan santai di sepanjang Jalan Moh Yamin, dan disediakan ratusan hadiah doorprize.  Jalan santai ini juga dimeriahkan oleh marching band dari SMA Khatolik. SAH

Komentar

komentar

Babuljanna Srihafsa

Lihat semua tulisan