PALU, MERCUSUAR – Berbagai program perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulteng dalam mendinamisasikan perekonomian Sulteng sudah mulai berjalan, salah satunya pemerdayaan para petani padi dan cabai yang nantinya akan menerima bantuan langsung alat pertanian dari BI Sulteng.

Pemerdayaan petani sudah dilakukan BI sejak jauh sebelumnya. Baru-baru ini untuk petani yang berada di daerah Kabupaten Parigi, Sigi dan Donggala sudah diterapakan metode hazton yang merupakan metode menanam padi yang mampu menghasilkan hasil padi yang lebih bagus.

“Motode ini sudah kita terapkan. Motode ibi sudah dipakai oleh beberapa provinsi dan kita bawa untuk digunakan juga oleh petani-petani kita di Sulteng. Kita harapkan hasilnya akan lebih bagus,” ujar Kepala perwakilan BI Sulteng, Miyono saat ditemui diruang kerjanya, Senin (3/7/2017).

Selain menerapkan metode hazton tersebut, BI juga rencananya akan memberikan bantuan kepada para petani di Kabupaten Parigi, Sigi dan Donggala berupa alat-alat pertanian seperti 10 unit traktor yang merupakan alat menanam padi dan cultivator menanam cabai.

“Kita sudah siapkan dan kita sudah sampaikan kepada pak Gubernur agar bisa hadir pada penyerahan bantuan alat pertanian nanti,” jelasnya.

Hal itu juga disampaikan langsung kepada Gubernur Sulteng Longki Djanggola melalui silaturahmi Kepada BI Sulteng Miyono ke kantor Gubernur, Senin (3/7/2017).

Selain rencana penyaluran bantuan tadi, Miyono juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah karena sudah menjadi mitra yang baik untuk BI dalam mendinamisasikan perekonomian Sulteng selama ini.

Miyono juga menyampaikan berbagai program-program BI yang sudah tersalurkan seperti beasiswa untuk mahasiswa berprestasi Untad dan IAIN Palu serta langkah-langkah selanjutnya seperti pengembangan Usaha Kecil Menegah (UKM).

Selain berkunjung ke kantor Gubernur, BI juga memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi kepada Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng Syukri A Yunus, Kepala Badan Pusat Stastik (BPS) Sulteng Faizal Anwar dan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulteng M Bayu Sabartha. RES

Harian Mercusuar

View all posts