BESUSU BARAT, MERCUSUAR – Terdakwa Muksin  yang merupakan bendahara Desa Botugolu, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol yang terjerat dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2016, divonis hukuman 4 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis hakim pada sidang agenda putusan yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Palu, Senin (12/2/2018).

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim Agus Safuan Amijaya, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001.

“Dengan hukuman penjara 4 tahun 6 bulan,” ucap majelis hakim.

Selain hukuman penjara,  dalam putusan terdakwa juga dihukum denda sebanyak Rp 200 juta, subsidair 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp 334 juta, subsidair 1 tahun 6 bulan penjara.

Atas putusan tersebut, majelis hakim memeberikan kesempatan kepada para pihak JPU, terdakwa ,beserta penasehat hukumnya untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan upaya hukum lain atas putusan tersebut, dalam waktu tujuh hari.

Kasus ini, berawal saat Desa Botugolu mendapat DD senilai Rp617 juta pada tahun 2016 silam, dalam proses pencairanya dilakukan bertahap. Dalam membuat dokumen penarikan 60 persen tahap I, Muksin selain sebagai bendahara desa juga selaku Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD), terdakwa tidak mengacu pada hasil musyawarah dan telah mengabaikan hasil rapat pra pelaksanaan pembangunan jalan kantong produksi dengan cara mendahulukan pekerjaan talud.

Selain itu, dalam laporan pertanggungjawaban, Muksin membuat seolah-olah pekerjaan tersebut, telah diselesaikan 100 persen. Laporan tersebut, hanya akal-akalan saja, guna mengejar pencairan 40 persen sisa DD tersebut .

Selanjutnya, Muksin membuat dokumen penarikan tahap II sebesar 40 persen atau sebanyak Rp246 juta. Dalam dokumen pengajuan tahap ke  II, terdakwa memasukan dokumentasi kegiatan pelatihan kepala desa dan perangkatnya, seolah olah kegiatan tersebut, telah dilaksanakan. Padahal tidak ada satupun kegiatan yang dilaksanakan serta dokumentasi yang di jantumkan dalam laporan tersebut, merupakan foto kegiatan sosialisasi dari BPM-Pemdes. AND

Harian Mercusuar

View all posts