PALU, MERCUSUAR – PT Bank Sulteng terus melakukan perluasan segmen nasabah dengan menjaring kalangan professional untuk menjadi bagian dari bank milik masyarakat Sulteng ini. Salah satu profesi yang dijaring adalah kalangan dokter umum yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter umum Indonesia (PDUI) Cabang Sulteng.

Momen pelaksanaan simposium dan workshop yang dihelat PDUI selama dua hari, Sabtu-Minggu (27-28/8/2016) dimanfaatkan Bank Sulteng untuk menjaring sebanyak mungkin nasabah dari kalangan dunian medis dan hasilnya cukup signifikan semua anggota PDUI yang berjumlah 400 orang dokter membuka rekening tabungan di Bank Sulteng.

“Kartu keanggotaan PDUI berfungsi sebagai kartu ATM. Awalnya disitu jalinan kerjasama ini dibangun tapi kami melihat ada peluang lain dari sisi kredit yang bisa dikembangkan,” terang Nur Amin, Kepala Divisi Kredit PT Bank Sulteng saat ditemui di Hotel Mercure, Minggu (28/8/2016).

Aspek kredit yang tengah akan dikembangkan adalah penyediaan fasilitas kredit untuk pembelian alat – alat kedokteran dan penyediaan alat medis dalam pembangunan klinik serta pengadaan obat farmasi untuk apotik.

“Kami menyediakan kredit modal kerja untuk modal pembangunan apotik, klinik, dan pengadaan obat serta peralatan medis untuk kedokteran,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan mendukung kegiatan profesi kedokteran ini pihaknya ini mengubah kesan Bank Sulteng sebagai bank yang identik dengan profesi PNS serta mengurusi keuangan daerah. “Saat ini image itu ingin kami rubah segala sektor kami masuki, salah satunya menjadi target market adalah para professional dalam hal ini profesi kedokteran,” tuturnya. HAI

Khairuddin Tanjung

View all posts