MERCUSUAR– Bandar Sulteng menjadi tim terakhir yang memastikan diri lolos ke babak 8 besar turnamen sepakbola Lovengau Cup 2016, setelah pada laga terakhirnya menghempaskan fajar Nusantara dengan skor menyakinkan 3-0, pada laga yang dihelat Selasa (18/10/2016) di Lapangan Bina Surya Lambara, Tawaeli.

Kemenangan ini membuat Bandar Sulteng kukuh di posisi runner up klasemen sementara grup D, unggul lima poin dari Banteng Donggala Jaya dan Fajar Nusantara, yang masing-masing berada di posisi tiga dan empat klasemen.

Sadar hanya kemenangan yang dapat memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya, Bandar Sulteng bermain dengan tempo tinggi sejak peluit awal babak pertama dibunyikan. Memainkan trio Marwan, Zailun dan Oreo di lini depan, Bandar Sulteng menggebrak lini pertahanan Fajar Nusantara.

Fajar Nusantara yang juga butuh kemenangan untuk menjaga asanya lolos ke babak selanjutnya, meladeni permainan menyerang dengan tempo tinggi yang diperagakan Zailun dkk. Dikomandani jenderal lapangan tengah Lukman, Fajar Nusantara kerap menghadirkan ancaman di depan gawang Bandar Sulteng yang dikawal Yusran. Namun, burunya penyelesaian akhir trio Adit, Saiful dan Rivai di lini depan Fajar Nusantara, membuat anak asuh Nurlin ini gagal mencetak gol.

Justru Bandar Sulteng yang mampu membuka keunggulan di menit ke 30, setelah pemain belakang Adi Pradana yang merangsek maju ke lini pertahanan Fajar Nusantara, melepaskan tendangan jarak dari area kotak pinalti, yang tidak mampu ditepis kiper Fajar Nusantara, Saldin. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Bandar Sulteng yang unggul satu gol, kian mengganas. Empat menit babak kedua berjalan, gelandang Bandar Sulteng, Asrul, mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 2-0. Laga tersebut ditutup dengan keunggulan 3-0 untuk Bandar Sulteng, setelah pemain pengganti, Nandar, mencetak gol di menit ke 73.

Pada lanjutan turnamen sepakbola Lovengau Cup 2016, Rabu (19/10/2016), pemuncak klasemen sementara grup D, Beringin Putra, akan meladeni perlawanan Banteng Donggala Jaya. JEF