Anggota Dewan Bukan Sinterklas

*SAFARI RAMADAN PAN DI PALU TIMUR

PALU, MERCUSUAR – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palu, Irvan Dj Nouk  mengatakan masih ada anggapan di tengah-tengah masyarakat bahwa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah sinterklas. Sinterklas atau Santa Klaus adalah tokoh yang menceritakan tentang seorang yang memberikan hadiah kepada anak-anak, khususnya pada Hari Natal. Istilah sinterklas juga sering dikaitkan  dengan tokoh yang gemar memberi bantuan kepada orang lain.

“Anggota dewan ini bukan sinterklas. Penghasilannya terbatas, apalagi dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang sangat kecil. Tapi masyarakat menganggap anggota dewan sinterklas, kalau mereka tidak bisa membayar iuran motor, mereka datang ke anggota dewan.  (Padahal) Itu urusan pribadi,” kata Irvan pada Safari Ramadan DPD PAN Kota Palu di DPC Palu Timur, Kelurahan Besusu Timur, Kamis  (15/6/2017).

Yang disayangkan, anggapan tersebut membuat sebagian elit partai larut. “Akhirnya calon-calon anggota dewan berjanji, kalau saya menjadi anggota DPR, saya bisa memberi kamu apa saja,” tambahnya.

Dijelaskan, sesuangguhnya urusan dari anggota DPR/DPRD adalah bagaimana agar infrastruktur seperti jalan, penerangan dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di lingkungan bisa terbangun. Demikian halnya mendorong pertumbuhan ekonomi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Ia pun berharap  empat orang wakil PAN di DPRD bisa menyuarakan harapan masyarakat itu dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat kelurahan.

Jadi memang seorang anggota DPR itu pekerja sosial, harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat. Harus selalu konek dengan RT dan RW, dengan lurah. Hal-hal ini yang harus didengungkan oleh PAN,” tambahnya.

Di kesempatan ini, Irvan mengapresiasi tuan rumah yang memfasilitasi makan bersama menggunakan baki. Menurutnya, makan bersama dengan berhadap-hadapan tersebut memudahkan komunikasi sesama.  “Dengan filosofi baki, kita bisa langsung bercerita. Ternyata kita tetangga, ternyata ini orang tua saya.  Ini hal yang bisa kita ambil hikmahnya di bulan Ramadan. Alhamdulillah, ada lagi satu hal yang bisa kita wujudkan. Kita pertahankan budaya filosofi ini,” tambahnya.

Safari Ramadan ini turut dihadiri anggota  DPRD Kota Palu dari PAN, yakni Muliady dan Ratna Mayasari Agan serta Pengurus DPP PAN, Lutfi Lembah. Puluhan warga dan kader PAN juga mengikuti buka bersama. DAR