MOROWALI, MERCUSUAR-Kecamatan terjauh yang ada di Kabupaten Morowali saat ini adalah Menui Kepulauan, dengan jarak tempuh harus melewati laut dengan menggunakan kapal kayu selama kurang lebih 10 jam dari dermaga Bungku.

Kecamatan Menui Kepulauan telah memiliki satu kelurahan sebagai ibukotanya, yakni Ulunambo sebagai pusat administrasi pemerintahan unsur tripika. Namun yang masih menjadi persoalan klasik adalah air bersih dan pasokan listrik yang belum memadai. Struktur bebatuan yang mendominasi daratan dari pulau itu merupakan salah satu faktor sulitnya mendapatkan air bersih meskipun telah dikeluarkan anggaran besar.

Bupati Morowali, Anwar Hafid tetap berkomitmen memprioritaskan dua hal itu dalam rencana pembangunan ke depan. Hal tersebut sempat ia sampaikan dalam sambutan pelantikan pengurus dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Demokrat Kecamatan Menui Kepulauan hari Minggu kemarin.

Saat ini di Kelurahan Ulunambo sebagai ibukota kecamatan masih mengandalkan air tadah hujan untuk mendapatkan air tawar. Sehingga jika musim hujan, masyarakat sedikit gembira karena merasakan air tawar. “Kalau musim kemarau, air sumur tetap masih terasa asin, jadi kami harus membeli air tawar dari luar. Tapi kalau hujan, Alhamdulillah kami bisa menampung air tawar lagi,” beber salah seorang warga Ulunambo. BBG

Harian Mercusuar

View all posts