Rekonstruksi Pembunuhan Wartawati

LOLU UTARA, MERCUSUAR – Kepolisian Resor Palu menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan wartawati  di Jalan Tanjung Satu, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan pada Jumat (17/3/2017) lalu.

Dalam rekonstruksi, korban Maria Yeane Agustuti alias Manda tewas ditangan Yohanes di adegan ke-45.

Tersangka Yohanes alias Yon memperagakan 69  adeganm mulai dari pertengkarannya dengan istrinya Maria, proses pembunuhan hingga pergi meninggalkan kos-kosan korban.

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di Mapolres Palu, Rabu (12/4/2017), awalnya tersangka bertengkar dengan istrinya karena uang di dalam celengan hilang. Pelaku sempat adu mulut hingga tersangka menampar pipi istrinya.

Namun, pertengkaran itu dapat diredam setelah adik korban Lodivukus Syukuryo yang datang ke kos mendamaikan keduanya.

Hingga pagi hari, pertengkaran Yon dan istrinya masih berlanjut. Hingga pada adegan ke-40, Yon terlihat mengarahkan tangan kanannya ke dekat leher Maria dan mengambil selendang. Kemudian tersangka berusaha melilitkan selendang ke leher Korban.

Pelaku mencekik leher istrinya dengan menggunakan kain selendang hingga  tewas pada adegan ke-45. Setelah itu, pelaku membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur dengan posisi menghadap ke dinding kamar dan menutupi tubuh korban dengan selimut.

Usai membunuh, pelaku  mengunci pintu kosnya dan melarikan diri ke daerah Poso dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Willian Harbensyah mengatakan, rekonstruksi merupakan bagian dari penyidikan tindak pidana untuk mengungkap hal-hal yang belum tertuang dalam pemeriksaan. Rekonstruksi kasus pembunuhan melibatkan Tim Inafis Polres Palu.

Sesuai dengan hukum dan Undang-undang yang berlaku dalam kasus tersebut, pelaku dijerat pasal 44 ayat 3 tentang KDRT yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tersangka juga disangkakan dengan pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Rekontruksi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP  Willian Harbensyah dan disaksikan jaksa penuntut umum, Nursia dan kuasa hukum tersangka, Bukhari.IKI

Harian Mercusuar

View all posts