DONGGALA, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten Donggala bekerja sama dengan Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi kepada seluruh aparat desa yang ada di Kabupaten Donggala.

 

Sebanyak 158 desa yang ada di Kabupaten Donggala, tidak hanya mengikuti sosialisasi kerjasama operasional bersama pemerintah Kabupaten Donggala tahun 2017, tapi juga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, bertema ‘Kepesertaan Program BPJS Ketenagakerjaan Bagi Seluruh Aparat Desa Se-Kabupaten Donggala’ ini, dilaksanakan di Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Kamis (19/10/2017) yang dibuka langsung oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa.

Bupati dalam sambutan lepasnya mengatakan bahwa seluruh kepala desa beserta aparat desa harus terlindungi saat melaksanakan tugas negara. Salah satu cara melindungi tenaga kerja yaitu dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Kata bupati, bukan hanya para pegawai di tingkat desa yang terlindungi lewat asuransi, namun para nelayan juga sudah menikmati jaminan perlindungan yang dilaksanakan oleh Jasa Asuransi Indonesia (Jasaindo). Bahkan ia berharap seluruh masyarakat Kabupaten Donggala harus dapat dilindungi dalam melaksanakan pekerjaannya, agar dapat bersama-sama membangun daerah ini tanpa diikuti rasa khawatir.

Bupati juga berharap agar aparat desa, terutama kepala desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD) agar dapat bekerja maksimal dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Karena selain telah diberikan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Donggala dan Dana Desa (DD) dari APBN yang berdampak pada peningkatan penghasilan aparat desa, juga telah diupayakan perlindungan ketenagakerjaan yang diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Hadir dalam kegiatan ini, selain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Lutfiah Mangun dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Donggala, Najmawati , juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu, Muhyiddin yang memberikan materi terkait BPJS Ketenagakerjaan.

Dijelaskannya, BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan program perlindungan bagi tenaga kerja melalui 4 program, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), dan Jaminan Pensiun (JP). Dengan adanya empat program itu, aparat desa dapat bekerja dengan tenang tanpa dibarengi rasa khwatir akan masa depan.

Sebelum penyampaian materi sosialisasi, Kasman Lassa menyerahkan secara simbolis sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada kepala desa yang ada di Kecamatan Banawa, yaitu Loli Pesua, Loli Tasiburi dan Loli Dondo.  HID

Harian Mercusuar

View all posts