TANAMODINDI, MERCUSUAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu akan memantau rumah makan dan tempat hiburan selama Ramadan.  Hal ini menindaklanjuti  surat edaran nomor : 451.13/61/kesra  yang ditandatangani oleh Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said  terkait penutupan restoran, kafe, rumah makan, warung makan, tempat hiburan malam dan kesegaran jasmani  selama bulan puasa. Surat itu diedarkan sejak 2 Juni 2016.

Dalam edaran tersebut, Pemkot membolehkan  rumah makan buka menjelang berbuka puasa. Sedangkan untuk karaoke keluarga  diberikan kesempatan beroperasi hanya dua jam saja, yakni  yakni pukul 22.00-24.00 wita.  “Tempat karaoke itu boleh beroperasi setelah salat tarawih. Itupun hanya dua jam saja,” kata Kepala Satpol PP Kota Palu Ridwan.

“Kita sudah siapkan tim yang nantinya akan memantau tempat hiburan dan warung makan tersebut.  Akan ada patroli di jam-jam tertentu untuk melihat sejauh mana kepatuhan mereka” ujarnya.  Namun Ridwan merahasiakan strategi pemantauan yang akan dilakukan oleh Satpol PP.

“Tetap akan melakukan pemantauan di dua tempat itu, tapi untuk awal puasanya seperti begini biasanya masih belum ada warung yang membuka. Mungkin 10 hari puasa, soalnya nuansa Ramadan masih terasa,” tukasnya. Penutupan rumah makan tersebut, diberlakukan untuk menghargai kaum muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. ABS